Dampak negatif aktivasi otak tengah

Pernahkah diantara kita semua mendengar tentang metode pengaktifan otak tengah? Pasti pernah walaupun sedikit. Ya, topik yang masih hangat diperbincangakan beberapa waktu belakangan ini memang sedikit banyak telah mengundang kontroversi. Kenapa? Sudah jelas terdengar bahwa metode yang satu ini “dikabarkan” memberikan manfaat yang sangat luar biasa positif bagi yang menjalaninya (anak usia 5-15 tahun). Beberapa manfaat yang “ditawarkan” dari metode ini antara lain dapat meningkatkan konsentrasi, meningkatkan daya ingat, meningkatkan kreativitas, membentuk karakter positif, hormon seimbang, dll. Sebelum kita bahas lebih jauh terlebih dahulu kita sebaiknya mengetahui sedikit informasi singkat tentang apakah itu otak tengah atau midbrain dan apa tujuan pengaktifannya.

Secara umum otak tengah  adalah  jembatan yang menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan. Mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun otak kanan berfungsi secara optimal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semula. (Sumber: http://otaktengah.com/pengaktifan-otak-tengah/aktivasi-otak-tengah)

Nah ,setalah kita mengatahui definisi singkat diatas kita dapat menilai bahwa pengaktifan midbrain atau otak tengah ini membawa efek yang sangat-sangat positif. Tetapi selama ini penilaian kita mungakin hanya dari satu sisi saja tentang metode ini yaitu sisi positifnya saja, perlu diingat, setiap hal pasti mempunyai sisi positif dan negatif. Meskipun banyak manfaat positif yang didapat dari metode ini, metode ini pun memiliki dampak negative meskipun tidak sebanyak manfaatnya. Apa saja kerugian atau dampak negative dari metode pengaktifan otak tengah ini?

Yang pertama, meskipun salah satu manfaatnya adalah membentuk karakter positif, hal itu tidak dapat menjamin 100% bahwa efek dari metode ini dapat menimbulkan sifat/karakter negatif salah satu contohnya kesombongan yang timbul karena merasa dirinya lebih dari pada orang lain. Yang kedua, metode dengan beberapa pelatihan yang ditujukan kepada subjek yang usianya masih sangat muda ini dapat dibilang menjadikan subjek sebagai “alat percobaan” dari “proyek spekulasi” hasil pelatihan metode ini, mengingat bahwa metode ini TIDAK SELALU 100% BERHASIL PADA SETIAP SUBJEK/PESERTA bahkan ada yang tidak cocok sama sekali dengan metode ini atau dapat dibilang GAGAL.

Lalu selain dampak yang terjadi pada diri subjek, efek negatif lain dapat terjadi bagi orang lain selain subjek contohnya orang tua subjek/peserta. Biasanya masalah yang muncul adalah pada bagian finansial atau materil. Biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti program pengaktifannya tidak sedikit. Mengingat bahwa metode ini tidak selalu cocok bagi setiap peserta.

Bahkan dalam kutipan yang ada pada  http://www.dokterku.net disebutkan sebagai berikut “Dalam dunia medis, tidak ada istilah otak tengah. Yang ada hanyalah otak kanan dan kiri. Karena memang secara anatomis otak dibagi menjadi 2 lobus oleh suatu gyrus. Pengklaiman dapat meningkatkan daya ingat dan sebagainya, hanyalah suatu latihan untuk meningkatkan daya ingat dan tangkap dari otak. Mengenai komentar lebih jauh, saya rasa itu di luar bidang kami. Biarlah masyarakat yang menilai sendiri.”

Dari kutipan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa metode ini secara medis belum dapat dikatakan 100% benar. Dan semua hal itu dikembalikan lagi ke masyarakat sebagai “penilai”.

 

BEBERAPA SUMBER INFORMASI  :

http://pembodohanotak.wordpress.com/2010/07/26/menggugat-gmc-genius-mind-consultancy-indonesia/

umber: http://otaktengah.com/pengaktifan-otak-tengah/aktivasi-otak-tengah

http://www.dokterku.net

1 Komentar (+add yours?)

  1. ernawati
    Des 21, 2012 @ 22:14:34

    Di Surakarta ada institusi dengan nama Al Fikr dengan alamat Jl.Ardo Dedali No.IA Tipes Serengan Surakarta atau kantor lama di Jl.Sadewa Surakarta.Pimpinan kantor adalah Pak Daldiyono dan Ibu Dewi.Saya heran mereka berani membuka program aktivasi otak tengah dengan nama GMG (Genius Mind Generation)padahal lisensinya atau izin resmi pendirian lembaga itu belum jelas/tidak ada.Hasil aktivasi otak tersebut sangat tidak memuaskan,banyak yang gagal.Anak dinilai tetap bodoh,perilaku bertambah tidak terkontrol,tantrum.Dan kantor cabang Al Fikr di Yogyakarta sudah ditutup akibat protes orang tua murid akibat efek negatif GMG.Tapi kantor di Solo belum ditutup.Mohon pihak yang berkompeten menyelidiki kasus ini hingga tuntas.Jika memang GMG membahayakan,tutup saja institusi pengelolanya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: